Kombel Saceri SMP Negeri 1 Sentani Gelar Pengimbasan Deep Learning dan Penyusunan KSP

Semangat kolaborasi dan inovasi pendidikan kembali membara di SMP Negeri 1 Sentani. Komunitas Belajar (Kombel) Saceri sukses menggelar pertemuan penting dengan agenda ganda yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkuat landasan kurikulum sekolah. Acara yang sarat makna ini berfokus pada Pengimbasan Deep Learning dan Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP).




Sesi pertama menjadi sorotan utama dengan materi Pengimbasan Deep Learning. Deep Learning, dalam konteks pendidikan, merujuk pada pendekatan pembelajaran mendalam yang berfokus pada enam kompetensi global abad ke-21, yang dikenal sebagai 6C (Character, Citizenship, Communication, Critical Thinking, Creativity, dan Collaboration).

Melalui pengimbasan ini, anggota Kombel Saceri berupaya mentransformasikan praktik mengajar dari sekadar transfer pengetahuan menjadi sebuah proses yang memicu pemikiran kritis, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah pada siswa. Tujuan utamanya adalah memastikan lulusan SMP Negeri 1 Sentani tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga memiliki karakter kuat dan keterampilan yang relevan dengan tantangan masa depan.

Agenda krusial kedua adalah Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP). KSP merupakan dokumen kurikulum operasional yang dikembangkan dan dilaksanakan di satuan pendidikan, disesuaikan dengan karakteristik sekolah, lingkungan, kebutuhan peserta didik, dan kearifan lokal.

Proses penyusunan KSP ini mengedepankan prinsip kolaboratif dan inklusif, melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kurikulum benar-benar relevan dan kontekstual. Kurikulum ini menjadi pedoman utama bagi guru dalam merancang pembelajaran yang berpusat pada siswa dan mencapai tujuan pendidikan nasional.

Kehadiran berbagai pihak menjadi bukti komitmen bersama dalam memajukan SMP Negeri 1 Sentani. Acara ini dihadiri oleh:

  1. Bapak Sutrimo, S.Pd. (Pengawas Pembina), yang memberikan arahan strategis dan dukungan penuh terhadap inisiatif inovatif sekolah.
  2. Bapak Johnny Hokoyoku (Ketua Komite) dan Bapak Firmus Takndare, S.Pd. (Penasihat), yang mewakili suara masyarakat dan memberikan masukan berharga dari sudut pandang wali murid dan veteran pendidikan.
  3. Perwakilan orang tua Siswa dan perwakilan Siswa Kelas 7, 8, dan 9, yang kehadirannya sangat vital untuk memberikan perspektif langsung tentang kebutuhan dan aspirasi peserta didik.
  4. Dan tentu saja, seluruh Anggota Kombel Saceri.

Partisipasi aktif dari perwakilan siswa dan orang tua ini menggarisbawahi pentingnya kemitraan Tri Sentra Pendidikan (Sekolah, Keluarga, dan Masyarakat) dalam menciptakan ekosistem belajar yang optimal.

Melalui kegiatan ini, Kombel Saceri menunjukkan komitmen kuatnya sebagai motor penggerak perubahan di sekolah. Harapannya, hasil dari Pengimbasan Deep Learning akan segera diintegrasikan ke dalam praktik mengajar sehari-hari, dan KSP yang telah disusun akan menjadi peta jalan yang efektif menuju peningkatan mutu pendidikan.

Kombel Saceri bertekad untuk terus menjadi wadah bagi para guru di SMP Negeri 1 Sentani untuk berbagi praktik baik, belajar bersama, dan berkolaborasi demi menghasilkan pembelajaran yang bermakna dan relevan bagi siswa-siswi.

Ayo dukung terus inovasi pendidikan di SMP Negeri 1 Sentani! Bagikan postingan ini untuk menyebarkan semangat Deep Learning!


Lebih baru Lebih lama