Bukti Nyata Adiwiyata Mandiri: Spensa Sentani Pamerkan Kriya Inovatif

SENTANI – Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) menjadi panggung pembuktian bagi SMP Negeri 1 Sentani. Sebagai sekolah yang telah menyandang predikat Adiwiyata Mandiri, Spensa Sentani menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan bukanlah sekadar slogan, melainkan budaya yang telah mendarah daging di lingkungan sekolah.

Dalam momen peringatan kali ini, fokus utama tertuju pada pameran hasil karya siswa yang memanfaatkan limbah atau sampah menjadi barang bernilai guna dan estetika tinggi.

Pameran kriya yang digelar di lingkungan sekolah menampilkan berbagai inovasi tangan terampil para siswa. Sampah yang biasanya berakhir di tempat pembuangan, di tangan siswa Spensa Sentani berubah menjadi:

  • Dekorasi Interior: Lampu hias, vas bunga, dan hiasan dinding yang estetik.
  • Aksesori Fungsional: Tas belanja dari limbah plastik, wadah alat tulis, hingga alat peraga edukasi.
  • Kriya Tekstil: Pemanfaatan kain perca dan bahan sisa menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai jual.

Pameran ini merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban sekolah terhadap gelar Adiwiyata Mandiri. Sekolah membuktikan bahwa kurikulum berbasis lingkungan telah berhasil membentuk karakter siswa yang peduli, kreatif, dan solutif terhadap permasalahan sampah.

"Kami ingin menunjukkan bahwa predikat Adiwiyata Mandiri yang kita raih adalah refleksi dari kebiasaan sehari-hari. Di Spensa Sentani, sampah tidak dilihat sebagai masalah, tapi sebagai peluang untuk berkreasi," ujar salah satu guru pendamping kegiatan lingkungan.

Selain pameran, momen Hari Peduli Sampah ini juga diisi dengan aksi kebersihan bersama dan sosialisasi pemilahan sampah organik serta anorganik secara lebih mendalam. Tujuannya jelas: memastikan ekosistem sekolah tetap asri, bersih, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 1 Sentani berharap dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Jayapura dan Papua pada umumnya, bahwa menjaga bumi bisa dimulai dari langkah kecil yang kreatif di sekolah.

Mari kita terus jaga bumi, kurangi limbah, dan ubah sampah menjadi berkah!

Lebih baru Lebih lama